Now Playing Tracks

Aku berani membacakan cerita untuk teman-temanku

Selalu ada hal menarik ketika melakukan kunjungan ke sekolah. Berkunjung ke Sekolah Ar - Rahman Motik untuk belajar, belajar dari guru-gurunya, belajar dari anak-anaknya, belajar dari lingkungan sekolahnya.

Pada kesempatan ini aku memfokuskan pada kegiatan bercerita. Di sekolah ini setiap hari anak bergiliran menjadi pemimpin kelas dan bertugas latihan bercerita dengan media buku. Sangat menarik, anak usia TK sudah berani membacakan cerita di depan teman-temannya.

Pada hari senin, 25.11.2013 yang bertugas bercerita di Kelompok A adalah Kaesar. Kaesar bercerita di depan kelas dengan buku ceritanya yang berjudul “Si Todi Hilang”. Sebelum memulai bercerita Kaesar mengucapkan salam dan memperkenalkan diri. Menarik, Kaesar bercerita dengan suara lantang, tekanan nada suara yang berbeda sesuai isi cerita dan ekspresi yang dimainkan. Semua teman-teman Kaesar mendengarkan dengan fokus dan terkondisi. Todi adalah nama mainan Rio, Isi buku ini menceritakan tentang merapikan mainan setelah digunakan dan disimpan sesuai jenis kelompok mainannya. Setelah Kaesar bercerita kemudian dilakukan tanya jawab dengan teman-temannya. Kaesar membatasi untuk 3 orang yang bertanya mengenai isi cerita, setelah Kaesar menjawab semua pertanyaan teman-temannya, selanjutnya giliran Kaesar yang memberikan 3 pertanyaan untuk dijawab oleh teman-temannya. Semua pertanyaan sesuai topik cerita. Salah satu pertanyaan yang diajukan oleh teman Kaesar adalah  ”Kenapa Rio tidak mengelompokkan mainannya sesuai jenisnya?” Kemudian Kaesar menjawab,”Karena Rio kurang teliti”. Setelah tanya jawab kegiatan bercerita selesai ditutup oleh Kaesar dengan kalimat “Demikian teman-teman cerita dari Kaesar, Terimakasih, Assalamuálaikum Wr Wb.”

Sebelum anak melakukan kegiatan bercerita di depan kelas, anak melakukan latihan terlebih dahulu di rumah. Bagi anak yang sudah dapat membaca dengan lancar, anak membaca kalimat yang tertera pada buku cerita, sedangkan anak yang belum lancar membaca mereka bercerita dengan membaca gambar dan mengingat isi ceirta saat latihan di rumah. 

menurut Aprianti Yofita manfaat kegiatan bercerita adalah anak dapat mengembangkan kosakata, kemampuan berbicara, mengekspresikan cerita yang disampaikan sesuai tokoh yang dibacakan dalam situasi yang menyenangkan, serta melatih keberanian anak untuk tampil di depan umum. kemudian menurut Musfiroh menyatakan bahwa kegiatan bercerita adalah mengasah imajinasi anak, mengembangkan kemampuan berbahasa, aspek sosial, aspek moral, kesadaran beragama, aspek emosi, semangat berprestasi dan melatih konsentrasi.

Dengan kegiatan bercerita dapat melatih ingatan dan mengambil hikmah dari isi cerita, seperti kisah-kisah nabi yang diceritakan ketika kita kecil, saat ini masih bisa mengingatnya dan dapat menceritkannya kembail.

__Rani.

Jika teman-teman ingin mengenal Sekolah Ar Rahman Motik lebih dalam bis kunjungi Website: arrahman-motik.sch.id 

Permainan Tradisional

Cublak-cublak suweng, suwenge ting gelenter

Mambu ketudhung gudhel, Pak Gempong lera lere

Sapa ngguyu ndelikake, Sir sir pong dele gosong…

Sir sir pong dele gosong

Ini adalah  salah satu permainan favorit ketika kecil :) walaupun saat itu belum tahu maknanya, namun permainan ini sangat menyenangkan. permainan ini aku mainkan saat kelas 1 SD di teras sekolah bersama teman-teman. 

Tanpa sengaja baca majalah Tumbuh Kembang edisi 68/VI konon permainan ini diciptakan oleh salah satu ikon Walisongo, Sunan Giri.

Menurut majalah ini dari lirik lagu makna permainan ini adalah filosofi pencarian ‘harta’ dalam hidup dengan tetap memperhatikan hati nurani, harta disini dimaknai lebih luas bisa berupa ilmu dan lainnya.

Jika membicarakan permainan tradisional, selalu sarat makna. Banyak aspek perkembangan yang diasah diantaranya Fisik motorik, Sosial Emosional, bahasa, kognitif,  seni dan nilai-nilai budi pekerti. 

Dalam permainan tradisional, seorang pemain melakukan aktifitas langsung, permainan Cublak-cublak suweng melatih strategi, kepekaan dan daya ingat.

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. Sahabat sholehku, kembali besok rabu dan kamis kita digembirakan Allah & RasulNya dg puasa Tasu’a dan ‘Asyuro, berpuasa 9 dan 10 Muharram. Dari Ibnu Abbas berkata, “Rasulullah tiba di Madinah, maka beliau melihat org org Yahudi berpuasa hari ‘Asyura. Beliau bertanya kpd mrk, “Ada apa ini? “mrk menjawab, “Ini adalah hari yg baik. Pada hari ini Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuh mrk. Maka Nabi Musa berpuasa pada hari ini. “Rasulullah bersabda, “Saya lebih layak dg nabi Musa dibandingkan kalian. Maka beliau berpuasa ‘Asyura dan memerintahkan para sahabat u berpuasa ‘Asyura” (HR Bukhari & Muslim). Puasa ini sbg tanpa syukur atas selamatnya nabi Musa, nabi Harun & kaumnya yg selamat dari kezholiman Fir’aun & pengikutnya, bangga bahagia sbg umat nabi Muhammad, & tentu sangat bersyukur kpd Allah yg memberi hadiah ampunan dosa setahun yg lalu, “Rasulullah ditanya tentang puasa hari ‘Asyura, maka beliau bersabda, “Ia dapat menghapuskan dosa-dosa kecil setahun yg lalu” (HR Muslim). Dan afdholnya dimulai 9 Muharram atau berpuasa tasu’a, Dari Abdullah bin Abbas berkata: “Ketika Rasulullah melakukan puasa ‘Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa ‘Asyura, maka para sahabat berkata: “Wahai Rasulullah, ia adalah hari yg diagungkan oleh kaum Yahudi dan Nasrani”. Maka beliau bersabda, “Jika begitu, pada tahun mendatang kita juga akan berpuasa pada hari kesembilan, insya Allah”. Ternyata tahun berikutnya belum datang, Rasulullah telah wafat” (HR. Muslim). “Allahumma ya Allah terimalah amal ibadah kami, maafkan kesalahan kami dan ampunilah seluruh dosa dosa kami…aamiin”. Sebarkan ini sahabat sholehku agar semakin byk sahabat kita yg faham Agama Allah yg mulia ini dan menghidupkan sunnah RasulNya…aamiin.
via K. H. Muhammad Arifin Ilham 

Lagi belajar baca

Ros (7 tahun) menunjuk dan mengucapkan huruf demi huruf di buku iqra

panjang pendeknya dan pengucapan huruf dibaca dengan hati-hati.

baris pertama telah dilalui Ros, ada beberapa koreksi untuk panjang pendenknya.

kemudian baris ke dua..

Ros : (Menunjuk huruf Sya)

Ros mengucapkan “sa. Kemudian Rani berkata, “bukan tapi Sya !”

Ros mengucapkan, “Tsa" melihat wajah Rani sambil menunjukkan ujung lidahnya ditempelkan ke gigi bagian atas, yang meminta koreksi.

Lalu Rani memberi koreksi, ” No, (Sambil menggelengkan kepala) Sya !

Ros : (Memalingkan pandangannya dari buku Iqra kemudian melihat ke arah Rani) “NoooooSya”?

… … … 

Ros belum mengerti arti “No” dalam bahasa inggris, bacanya jadi “NoooooSya” deh :)

pas cerita ke mamanya, mamanya langsung tertawa lepas, hehe

Sempat ragu melangkahkan kaki menuju jalan kecil sepi seperti tak berpenghuni, sebelah kiri jalan berjajar tanaman pot dan tertera cara membuat pupuk kompos. Dalam langkah kaki sempat terhenti sepertinya jalannya buntu? tapi aku terus melangkah dan melihat bangunan bercat putih disebelah kanan. Dari bangunan itu ada dua anak, anak pertama memegang sarung di tangannya anak ke dua memegang al qur’an yang didekap di dadanya. bangunan ini adalah masjid.

sesampainya di teras masjid, ada wanita berkerudung biru dongker yang tak ku kenali, kami melempar senyum satu sama lain. Dan akupun melanjutkan langkah menuju tempat wudhu wanita.

Setelah mengambil wudhu, dan ku lihat debelakang tempat solat wanita ada tempat untuk belajar mengaji.

selepas solat ashar aku pun melangakahkan kaki melewati masjid tersebut, ditengah sepinya jalanan dan rumah sepi seperti tak berpenghuni terdengar nyaringnya suara anak laki-laki sedang menghafal surat dalam al qur’an, suara yang memecah kesunyian.

sepertinya anak laki-laki ini sedang menghafal sambil menunggu pengajiannya dimulai.

langkah kaki ku pun semakin mantap melangkah menuju tempat tujuan ku.

03.09.2013

To Tumblr, Love Pixel Union